Lyfe style Rasulullah SAW (gaya hidup rasulullah)

Standar

Trend yang berkembang di kalangan kaum muslimin saat ini memperlihatkan sungguh langkah yang semakin jauh dari gaya hidup rasulullah SA . padahal kita semua dianjuran untuk mencontoh meniru dan mengikuti gaya hidupnya beliau .

Salah satu yang dapat dilihat secara kasat mata adalah gaya hidup kaum muslimin yang tinggal di perkotaan seperti metropolitan Jakarta . berbuka puasa merupakan event yang amat ditunggu bagi mereka yang telah menjalankan puasa seharian penuh mulai dari subuh hingga magrib menjelang . tapi bagi warga Jakarta berbuka merupakan ‘event’ atau pesta makanan . sehingga disaat berbuka puasa tidak ada restaurant yang sepi pengunjung . mulai dari ABG hingga mereka yang sudah dewasa pun tumpah ruah berebut dan beramai-ramai  mengunjungi restaurant mewah untuk memenuhi hasrat berbuka puasa mereka .

Makanan yang di pesan pun beragam dan banyak mulai dari makanan pembuka (appertizers) lalu makanan utama (main menu) dan makanan penutup (desserts) semua berderet di meja makan . mulai membuka dengan yang manis seperti kolak dan es teh manis  nasi goreng steak daging , juice buah salad hingga tak kentinggalan kopi full cream yang menjadi kegemaran warga ibu kota seperti Jakarta . begitu banyaknya makanan yang di pesan dan disantap hingga waktu magrib pun terlewatkan dan terabaikan .

Apakah begitu gaya hidup yang dilakukan rasulullah SAW ? tentu saja tidak . Beliau hanya berbuka puasa simple saja . hanya butuh beberapa kurma (kalau aku tidak salah beliau memakan 3 buah kurma saja) lalu meminum setengguk air .

Rasulullah pun apabila menyantap makanan tidak sampai bersendawa (tahak) tidak sampai merasa sangat kekenyangan sampai tidak mampu melakukan aktifitas . bagi rasulullah makan hanya beberapa suap saja untuk menegakkan tulang sulbi (rusuk) . karena lambung hanya boleh diisi dengan sepertiga makanan , sepertiga minuman , sepertiga lagi untuk bernafas . ilmu kedokteran pun membenarkan bahkan menganjurkan  untuk di praktikan apa yang telah dilakukan oleh rasulullah SAW .

Kalau gaya berbuka puasa dan gaya makan/minum Rasulullah SAW ditiru uang yang tadinya dipergunakan untuk membeli semua makanan tersebut bisa digunakan untuk beribadah lain seperti berinfaq  , justru langkah ini bisa melipat gandakan pahala selama bulan suci ramadahan serta kita bisa mendapatkan reward dari allah SWT . Karena sebanyak apa pun makanan/minuman yang kita santap hanya menjadi ‘ampas’ yang terbuang . bukan kah lebih baik kita memperbanyak beramal daripada hanya menjadi  penyakit yang merugikan tubuh akibat teralalu banyak memakan makanan yang sebenarnya tidak terlalu di perlukan oleh tubuh .:)

 

 

 

#terkutip dari buku dan majalah islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s