fenomena “GADGET”

Standar

Fenomena yang terjadi belakangan adalah hal yang sudah biasa terjadi anak jaman sekarang . anak muda sekarang adalah orang yang paling update tentang gadget terbaru . entah memang kebutuhan atau hanya sekedar bergaya atau bahkan menghilangkan rasa gengsi . perhatikan setiap anak paling tidak memiliki 1 gadget yang selalu mereka genggam di tangan .

headset pun selalu menempel di telinga , di tangan adalah handpone jaman sekarang yang telah berbasis android . sebut saja blackberry fenomenabooming dipakai anak jaman sekarang . yang memakai adalah mereka yang masih berstatus sebagai pelajar sekolah menengah atas atau sekolah menengah pertama . apakah hanya itu ? tidak anak sekolah dasar pun sudah memegang handpone yang sudah berbasis android .

perlukah sebenarnya memakai gadget tersebut ? dulu yang memakai blackberry adalah mereka para pebisnis dan yang berkantong tebal . namun sekarang mereka yang masih berstatus peajar sudah menggenggam nya . apabila ditanya apa mereka sudah sangat membutuhkan gadget tersebut ? saya rasa tidak untuk ukuran anak yang masih berstatus pelajar . kenapa ? alasan internet yang cepat ? atau untuk BBM-an saja ?

mereka yang masih bersekolah memakai internet hanya untuk kebutuhan social networking . yang dipakai untuk facebook, twitter , Heello dan sebagainya . saya rasa itu tidak penting , loh kenapa ? kan biar tau dunia luar , biar tau perkembangan , baiar tau ada apa aja sih berita yang terjadi ? itukah alasan nya ? itulah alasan anak yang merengek meminta blackberry kepada orang tuanya . satu hari saya mendengar seorang anak yang mengeluh karna handpone nya masih saja nokia , sebenarnya sih nokia itu pun tidak ketinggalan jaman banget kok . tapi ya namanya anak sekarang kalau ngga sama sama yang lain ya jadul dong .

padahal sadarkah para orang tua yang memanjakan anak nya dengan segudang gadget menimbulkan sejuta masalah ? apalagi dipakai disaat akan menjelang tidur . ini dia :

Hal ini ditemukan dalam penelitian pada 40 anak, rata-rata berusia 14,5 tahun. Penelitian ini dilakukan di JFK Medical Center Sleep Laboratory Edison, New Jersey.

Sekitar 70% mengalami masalah kesulitan tidur, sementara lainnya memiliki masalah mengantuk di siang hari, seperti dikutip dari USA Today.

Bukan lagi suatu keanehan jika anak memiliki masalah sulit tidur dan mengantuk di siang hari. Menurut studi yang dipresentasikan di American College of Chest Physicians di Vancouver Canada, anak-anak rata-rata mengirim 34 SMS atau email dalam semalam. SMS tersebut dikirim sekitar 10 menit hingga empat jam sesudah waktu tidur mereka.

Anak-anak ini mengaku masih beraktivitas menggunakan media elektronik seperti ponsel, video game, dan komputer ketika masuk jam tidur, ujar dokter klinik JFK, Peter Polos. Rata-rata anak mengirim SMS ke empat orang berbeda dalam semalam.

Selain itu, ponsel juga membangunkan mereka pada malam hari ketika terdapat SMS atau telepon masuk. Anak-anak yang menggunakan waktu tidur untuk bermain media elektronik cenderung memiliki masalah konsentrasi keesokan harinya.

Polos menyatakan penelitian ini memiliki keterbatasan. Penelitian ini belum bisa membuktikan penggunaan media larut malam dapat menyebabkan masalah konsentrasi keesokan harinya.

Polos juga menambahkan hasil penelitian ini tidak mewakili semua anak, karena anak yang terlibat penelitian terlebih dahulu sudah memiliki masalah.

lalu hanya sampai disitukah masalah yang terjadi ? tidak . remaja yang gemar sekali membuka situs sosial seperti facebook inilah akibatnya .

LONDON – Para peneliti baru-baru ini mengungkapkan bahwa remaja yang kerap menggunakan situs jejaring sosial seperti Facebook, lebih mungkin untuk menjadi pecandu minuman beralkohol dan narkotika.

Para ilmuwan di National Center on Addiction and Substance Abuse (Casa) dari Columbia University, mensurvei lebih dari 1.000 anak dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun melaui jajak pendapat online dan telepon.

Dari hasil survei tersebut para ilmuwan menemukan remaja yang menghabiskan hampir setiap hari mengunjungi jejaring sosial memiliki kemungkinan tiga kali  lebih tinggi untuk meminum alkohol dan dua kali lebih tinggi menghisap ganja dibanding remaja yang jarang membuka jejaring sosial. Demikian seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (27/8/2011).

Menurut hasil survei nasional, sebanyak 40 persen dari semua remaja ternyata banyak yang telah melihat gambar-gambar dari teman mereka yang sedang mabuk di situs Facebook dan MySpace. Setelah melihat gambar tersebut remaja pada kelompok ini memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mendapatkan alkohol dan narkotika dalam kurun waktu kurang dari satu hari.

“Hubungan gambar anak-anak mabuk, pingsan dan menggunakan narkotika pada jejaring sosial sepeti Facebook, ternyata dapat meningkatkan risiko penggunaan narkotika dikalangan remaja,” ungkap Yusuf Califano, Jr, pendiri CASA Columbia.

Califano menegaskan bahwa kini sudah tiba waktunya di mana Facebook sebagai salah satu jejaring sosial terbesar di dunia, menggunakan keahlian teknologi mereka untuk membatasi gambar-gambar yang menyesatkan tersebut dan memblokir situs mereka jika kedapatan dengan sengaja menyebarluaskan foto dari teman yang mabuk atau menggunakan narkotika .

bijak lah memilih dan menggunakan . jangan hanya mengikuti tren masa kini , tapi imbangi dengan kebutuhan yang anda butuhkan . bukan hanya untuk sekedar bergaya disekolah atau di depan teman-teman anda .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s